Posts

Showing posts from November, 2022

Reva Qintara Rohmansa : Cahaya Pembasmi Hama

Image
Nama : Reva Qintara Rohmansa NIM : 1903015194 Sumber :  https://journal.uhamka.ac.id/index.php/rektek/article/view/113/89

Cara Kerja Kecerdasan Tiruan oleh Reva Qintara Rohmansa

A. Prinsip Kecerdasan Tiruan - Kecerdasan buatan didasarkan pada prinsip bahwa kecerdasan manusia dapat didefiniskan sedemikian rupa sehingga mesin dapat dengan mudah menirunya dan menjalankan tugas, dari yang paling sederhana hingga yang lebih kompleks. - Tujuan kecerdasan buatan meliputi pembelajaran, penalaran, dan persepsi. - Karakterisitik idel AI adalah kemampuannya untuk merasionalisasi dan mengambil tindakan yang memiliki peluang terbaik untuk mencapai tujuan tertentu. B. Kategori Kecerdasan Tiruan - AI memiliki 2 kategori, yaitu lemah atau kuat. - AI lemah ( weak AI) yang juga dikenal sebagai AI sempit adalah sistem AI yang dirancang dan dilatih untuk tugas tertentu. Asisten pribadi virtual, sepert Apple Siri, adalah bentuk AI yang lemah. - Sedangkan, AI kuat ( strong AI) juga dikenal sebagai kecerdasan buatan umum adalah sistem AI dengan kemampuan kogintif manusia secara umum. Ketika disajikan dengan tugas khusus, sistem AI kuat dapat menemukan solusi tanpa campur tangan manu...

Pendekatan Dalam Sistem Dinamik oleh Reva Qintara Rohmansa

A. Definisi Sistem Dinamik Sistem dinamik adalah metodologi untuk memahami suatu masalah yang kompleks. Metodologi ini dititikberatkan pada pengambilan kebijakan dan bagaimana kebijakan tersebut menentukan tingah laku masalah-masalah yang dapat dimodelkan oleh sistem secara dinamik (Richardson dan Pugh, 1986). Permasalah dalam sistem dinamik dilihat tidak disebabkan oleh pengaruh dari luar, namun dianggap disebabkan oleh struktur internal sistem. Tujuan metodologi sistem dinamik berdasarkan filosofi kausal (sebab-akibat) adalah mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang cara kerja suatu sistem (Asyiawati 2002; Muhammad; et a!. 2001). B. Tahapan Dalam Pendekatan Sistem Dinamik a. Identifikasi dan definisi masalah b. Konseptualisasi sistem c. Formulasi model d. Simulasi model e. Verifikasi dan validasi model f. Analisis kebijakan g. Implementasi kebijakan C. Proses Pemodelan Menurut Sterman (2000), proses pemodelan terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut. 1. Perumusan masalah dan p...

PDS-UTS

Image
Reva Qintara Rohmansa (1903015194) Pemodelan dan Simulasi (7E/UTS) Sumber :  Online Learning UHAMKA

PKT-UTS

Image
Reva Qintara Rohmansa (1903015194) Pengantar Kecerdasan Tiruan (7D/UTS) Jawaban UTS ini dibuat sebagai syarat pengumpulan UTS di  Online Learning UHAMKA

Quiz 1 oleh Reva Qintara Rohmansa

1. Simulasi diartikan sebagai teknik? a. Ancaman b. Menirukan c. Perhitungan d. Memperagakan  e. b dan d benar 2. Jika hubungan yang membentuk model cukup sederhana, hubungan tersebut bisa menggunakan metode matematika. Apa saja? a. Aljabar b. Kalkulus c. Probabilitas d. Penjumlahan e. a, b dan d benar 3. Simulasi adalah peniruan operasi menurut ..., sebuah proses atau sistem dunia nyata. a. Mesin b. Waktu c. Sistem d. Komputer  e. Perhitungan 4. Simulasi dapat digunakan secara manual maupun dengan bantuan ...? a. Mesin b. Waktu c. Sistem d. Komputer   e. Sejarah Buatan 5. Berikut adalah kondisi yang membutuhkan simulasi, kecuali ... a. Memahami dan memverifikasi solusi analitik b. Mengidentifikasi dan menetapkan persyaratan-persyaratan d. Alat bantu pelatihan dan pembelajaran dengan biaya yang lebih rendah d. Visualisasi operasi melalui animasi  e. Masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana 6. Berikut adalah kondisi yang tidak membutuhkan simulasi, kecuali ....

QUIZ 1 oleh Reva Qintara Rohmansa

1. AI adalah singkatan dari... a. An Inovation b. An Intelligence c. Agent Intelligence d. Artificial Intelligence 2. "Kecerdasan buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.". Pernyataan tersebut dinyatakan oleh... a. H. A. Simon b. Rich dan Knight c. Encyclopedia Britannica d. Winston dan Prendergast 3. Berikut adalah perspektif AI, kecuali... a. Sosiologi b. Bisnis c. Programming d. Penelitian 4. Bahasa pemrograman yang sering digunakan AI adalah... a. LISP b. PROLOG c. OOP d. Semua benar 5. Berikut adalah domain penelitian dalam kecerdasan tiruan, kecuali... a. Formal Tasks b. Mundane Tasks c. Medium Tasks d. Expert Tasks 6. Teknik untuk menentukan alternatif dalam menyimak problema ruang merupakan teknik... a. Heuristic b. Natural Language c. Robotik dan Sistem Sensor d. Expert System 7. Teknologi yang memberikan kemampuan kepada komputer untuk memahami bahasa manusia d...

Contoh Implementasi Simulasi oleh Reva Qintara Rohmansa

A. Contoh Keacakan dalam Simulasi Contoh aplikasi : - Waktu pelayanan - Waktu antar kedatangan > Bilangan acak : Terdistribusi secara uniform dalam interval. > Digit acak : Terdistribusi secara uniform dalam himpunan. > Bilangan acak yang sebenarnya sangat sulit dibuat : - Bilangan acak bayangan ( pseudo-random numbers ). - Membangkitkan bilangan acak dari tabel digit acak. B. Contoh Simulasi Sistem Antrean Layanan Tunggal Contoh : Simulasi kedatangan, pelayanan 20 customer statistik dan analisis contoh sistem antrean tunggal. C. Contoh Simulasi Yang Lain > Sistem Inventory - Simulasi sistem inventory (M:N). > Masalah Reabilitas - Evaluasi alternatif. > Masalah Militer - Bilangan normal acak > Lead-Time Demand - Histogram D. Kesimpulan Konsep dasar simulasi : - Menetapkan karakteristik data masukan. - Mengkonstruksi tabel simulasi. - Membangkitkan variabel acak berdasarkan model masukan dang menghitung nilai respon. - Menganalisis hasil-hasil. Masalah utama dengan ...

Tiga Kelompok Kecerdasan Tiruan oleh Reva Qintara Rohmansa

PENDAHULUAN Kecerdasan tiruan telah menjadi salah satu cabang riset yang sangat aktif dan produktif bagi para ilmuwan di bidang komputer dan psikologi lebih dari 50 tahun. Pada umumnya, kecerdasan tiruan dapat dikelompokan menjadi 3 bagian, yaitu : 1. Sistem Berbasis Pengetahuan ( Knowledge Based Systems, KBS) KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based , case-based reasoning , dan induction systems . Karena, pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia. Meskipun teknik berbasis simbol telah mengalami sukses untuk domainnya yang relatif sempit, namun ia tetap mengandung keterbatasan dalam hal kemampuan, yakni sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. Model simbolik pada umumnya kurang baik untuk mengatasi masalah yang belum familiar. 2. Inteligensia Berbasis Komputasi ( Computational Intelligence , IC) CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara membuat suatu model ...