Domain Studi Kecerdasan Tiruan oleh Reva Qintara Rohmansa

Menurut Rich and Knight (1991), kecerdasan buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang sedang terjadi pada saat ini yang dapat dilakukan dengan lebih baik oleh manusia. Dapat disimpulkan, bahwa kecerdasan buatan (AI) menyangkut studi proses berpikir manusia dan berhubungan dengan merepresentasikan proses berpikir tersebut melalui mesin.

Berikut adalah beberapa domain studi kecerdasan tiruan.
- Formal tasks (matematika, games)
- Mundane tasks (perception, robotics, natural language, common sense, reasoning)
- Expert tasks (financial analytics, medical diagnostics, engineering, scientific analytics, dll)

1. Permainan (Game)

Kebanyakan permainan dilakukan dengan menggunakan sekumpulan aturan. Dalam permainan ada suatu metode yang disebut dengan pencarian ruang, yaitu teknik untuk menentukan alternatif dalam menyimak problematika suatu ruang, teknik tersebut bisa disebut juga dengan HEURISTIC.

2. Natural Language

Suatu teknologi yang memberikan kemampuan kepada komputer memahami bahasa manusia sehingga pengguna komputer dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.

3. Robotik dan Sistem Sensor

Sistem sensor, seperti sistem vision, sistem tactile, dan sistem pemrosesan sinyal jika dikombinasikan dengan AI, dapat dikategorikan kedalam suatu sistem yang luas yang disebut sistem robotik.

4. Expert System

Sistem pakar (expert system) adalah program penasehat berbasis komputer yang mencoba meniru proses berpikir dan pengetahuan dari seorang pakar dalam menyelesaikan masalah-masalah spesifik.

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam Online Learning UHAMKA

Comments

Popular posts from this blog

PKT-UTS

Tiga Kelompok Kecerdasan Tiruan oleh Reva Qintara Rohmansa